Another satay in Bandung, but this time satay for breakfast. Sate Jando Gasibu offer 3 type of satay, chicken satay, beef satay and jando satay. What is jando? Jando is not widow in this case, but jando is fat. Yes… it’s satay full of fat.
Place : in front of gedung sate. You can park your car along the street
Food : I order all of the menu. Chicken satay is good, tasty and tender. Beef satay okay, tasty but a bit dry. Jando satay superb, well it’s fat, who doesn’t love fat 😁. The peanut sauce is rough grinded, so we can feel the texture of the peanut. I can understand why they still keep the peanut roughly drinded since the signature dish jando satay that very tender, to keep a texture on the dish, they make the peanut sauce roughly grinded.
Price : the price is quite fair. Chicken satay idr25k per portion, beef satay idr30k per portion, jando satay idr30k per portion. You can order mixed satay also.
You need every guts if you want to have a breakfast here. Start with long queue, smoky place, and fully fat satay. But everything is worthed after you start to...
Read morebest food i encountered throughout my short stay in bandung. the queue line might be long, but don't let that discourage you! the satay is really good. peanut sauce is sweet and a little chunky (pardon the sad excuse of a picture; emptied mine before i remembered to take a proper pic!) — i'm not a big fan of sweet food in general, but this food is definitely an exception. if you're not into spicy foods like me as well, you might get a little uncomfortable upon seeing that there are chilli seeds on the sauce, along with chunks of peanut — but fret none, for they only warm up your throat a bit! this is coming from someone who can not even stand the chilli paste that comes with indomie goreng, so you know how mild the effect is. 11/10 would eat anytime given the chance.
(pro tip: since this is some sort of a pop up breakfast place, it closes rather early — at around 12 am. it is way less crowded at weekdays, so if you're not a fan of queuing, do come...
Read moreSaya datang hari Minggu, 25 Feb 2024. Datang jam 06:30 WIB, niatnya memang biar gak terlalu ngantri. Eh malah ngantri. Jadi pembeli pertama. Tapi tempatnya belum siap. Jam 07:00 WIB, penjualnya baru dateng, dan itupun baru keluarin peralatannya sembari siap siap. Setelah menunggu hampir 30 menitan, saya dapat makanannya di sekitar jam 07:30 WIB.
Saya pesan sate jando sebanyak 2 porsi yang saya minta dijadikan 1 porsi. Untuk harganya pas di Rp 50.000, itu diluar minum. Berarti kurang lebih jika Anda hanya memesan sate jando sebanyak 1 porsi, cuma mengeluarkan Rp 25.000. Jika dengan minuman, maka Anda bisa mengeluarkan Rp 5.000 hingga Rp 10.000 lagi.
Untuk tekstur jandonya cukup empuk dan ada sedikit kenyal. Namun tidak sulit untuk dimakan. Hanya dibeberapa bagian saja, dan tidak membuat sulit untuk dimakan.
Secara rasa, jandonya cukup enak dan tidak ada bau menyengat dari jandonya. Untuk bumbu kacangnya pun enak menurut saya, rasa kacangnya cukup pas dan tidak mendominasi. Dibantu dengan kecap manis. Menurut saya, Anda harus pakai sambelnya, karena akan merubah rasa makanan ini menjadi lebih enak. Saya minta sambalnya sedikit, karena saya tidak kuat pedas. Namun setelah makan, saya rasa cukup kurang, karena sambalnya tidak terlalu pedas. Saya sarankan, Anda bisa minta sambalnya setengah (untuk yang tidak kuat pedas), dan 1 atau 2 sendok (untuk yang kuat pedas).
Selain jando, tempat ini juga menyediakan sate ayam dan sate sapi. Banyak yang menyarankan untuk memesan perpaduan jando dan ayam, karena mungkin, secara experience makan pun akan berbeda. Jando yang kenyal, dan ayam yang berdaging, saya rasa cukup membuat pengalaman makan Anda bisa lebih menarik. Untuk sate sapi, silakan disesuaikan dengan keinginan Anda sendiri. Karena memang, ada beberapa orang yang sesuai dengan daging sapi yang di sate, dan ada yang tidak.
Secara keseluruhan, pengalaman makan saya ditempat ini cukup menarik, karena Anda pasti akan mengalami interaksi dengan konsumer lain ataupun penjual. Penjualnya pun cukup ramah dan informatif, jadi Anda jangan takut untuk berinteraksi dan bertanya-tanya kepada mereka.
Bagi Anda yang ingin berkunjung ke tempat ini, saya sarankan bangun pagi, dan sudah sampai di lokasi pada sekitar jam 06:30 - 06:45 WIB. Karena pada waktu tersebut, Anda dapat menunggu dalam kondisi yang tidak terlalu sepi dan tidak terlalu ramai. Saya sarankan Anda berkunjung di hari Selasa-Kamis (weekday), dan Sabtu-Minggu (weekend). Ini informasi yang saya dapat dari penjual kerupuk bakulan setempat yang berada di lokasi sate jando ini.
Secara keseluruhan saya beri rating 8/10, karena experience pertama makan sate jando ini cukup baik. Untuk pengalaman Anda mungkin berbeda.
Demikian ulasan saya untuk makanan ini,...
Read more