Gandhok Coffee is a great place to hang out with friends and family or to hang out alone!
Their Gandhok Buttermilk is so tasty and is a must-try! Beautifully presented, you can really taste the saltiness of the butter and how creamy the milk is. A little downside, they cook the chicken with flour to make it a little crispy which doesn't really match with the buttermilk sauce.
Their french fries is ok, evenly cooked and crisp. The drinks are also good, served with stainless steel straws.
This place has an indoor and outdoor seating area. They also have a musalla. On the backyard, they have a room for making kombucha and breeding scobys. You can take a look inside if you ask the staff...
Ā Ā Ā Read moreCafe ini terbagi dari bagian indoor dan outdoor Di paling depan sebelah kiri, ada ruang outdoor. Bagian indoor ber-AC. Di sisi kiri ada meja bundar beberapa untuk berdua2. Di bagian tengah ada beberapa meja disusun memanjang dilengkapi kursi bersisian. Di sisi kanan ada kursi untuk ber-empat. Bila ingin area outdoor lebih luas, dari arah depan bisa terus ke belakang, melalui sisi luar cafe bagian indoor.
Suasananya tenang dan memang ada tulisan: Dilarang Bersuara Terlalu Keras. Jadi cocok banget kalau yang mau kerja tugas, bahkan cari inspirasi karena suasananya homy banget.
Untuk yang muslim, tidak perlu khawatir karena ada mushollah disediakan disini.
Resto ini menyediakan makanan Nusantara, Asian, maupun Western. Favoritku Pisang Goreng yang ditaburi serbuk kelapa kering dibarengi saos salt caramel, Tahu Gandok yang Crispy dengan saos asam pedas (saranku minta tahunya dipotong, jadi crispy hingga bagian dalam). Cireng dengan saos pedas manis. Selain snack, saya juga pesan makanan berat. Rawon Sandung Lamur dengan kuah yang cukup kental didampingi nasi putih, kerupuk, kecambah, dan telur asin, Ada juga Iga dengan nasi,Nasi ayam gigit, dan Buttermilk Chicken dengan nasi yang nampaknya dibumbui lalu disertai potongan lemon.
Untuk minuman, ada berbagai minuman kopi, artisan tea, sarsaparilla, hingga kombucha.
Kerennya adalah SEMUA YANG KUSEBUTKAN DIATAS ITU ENAAKKK
Masih banyak lagi jenis kue-kue yang blm kami coba dan nampaknya enak2 š.
Sayangnya HP ku lowbatt jadi tidak sempat foto2 makanannya. Bahkan ada bakmi gandhok yang baru bisa dipesan pukul 4 sore. Sayangnya kami datang siang hari...next...
Ā Ā Ā Read moreHari Minggu kemarin saya dan teman-teman rencana buat meet up di cafe yang buka pagi hari, terlintaslah gandhok di pikiran kami. Kami lumayan sering meetup ataupun wfc disini. Kami datang sekitar pukul 09.30, dimana suasana masih sepi ada yang bercengkrama dengan temannya ada juga yang membawa laptop. Saya dan teman saya memilih duduk di dalam alasannya karena cuaca panas dan salah satu teman saya sedang hamil. Menurut kami kami bercengkrama di volume yang hampir sama dengan meja pojok, toh suasana juga weekend menurut saya cocok kali ya buat nyantai. Kami ngobrol biasa hahahihi sampai akhirnya salah satu barista datang
"Mbak mohon maaf karena ini indoor, mohon untuk tetap menjaga ambiencenya ya"
What??? Menjaga ambience?? Menurut kami saat itu suasana juga santai beberapa ngobrol beberapa nugas dan kami pun tidak seberisik itu.
Lalu kami membalas dengan ramah sambil meminta maaf serta mengecilkan volume kami, sayangnya mas barista tersebut terus menerus melirik ke arah kami dan jujur itu membuat kami sedikit terganggu hibgga akhirnya kami pergi ke coffeeshop lain yang mungkin "ambience"nya dapat kami jaga.
Yang saya sayangkan adalah penggunaan kata saat menegur kami. Saya akan lebih legowo jika barista menegur dengan "mohon maaf kak, untuk volumenya bisa dikecilkan sedikit karena memang di dalam ini biasa untuk nugas" atau apalah... fyi, kami ga satu dua kali wfc atau makan disini dan ga pernah sekalipun ditegur... omg its weekend dan ga setoa itu.... hhh...
Ā Ā Ā Read more