They serve you various Indonesian and Peranakan dishes. I ordered their Tahu Pong dan Gimbal (Indonesian fried tofu and prawn fritter with black shrimp paste sauce and white radish), Gado-gado (Indonesian mixed vegetables poured with peanut sauce), and Kerupuk Banjur (Indonesian traditional cracker poured with peanut sauce). I also ordered their signature Kopi Lay and Es Kacang Merah (red kidney bean shaved ice). They all taste really good and rich. They came in a quite big portion too.
The restaurant's ambience is very nice and somewhat nostalgic with all the good old traditional peranakan décors. They even have a corner which sells the old snacks such as candies, chocolate, and old stuff like zinc plate, traditional tea pot, etc.
The price is affordable and you can pay either with your cash or debit...
Read moreTempat ini menurut gue adalah tempat yang sering terlewatkan, tapi tetap asik buat disambangi, apalagi kalo gak ada ide buat makan apa. Hal yang khas dari Sagoo Kitchen adalah interior dan brandingnya yang kental dengan uncur cina peranakan, plus desain dan dekorasinya yang sangat vintage dan tempo doeloe. Menunya sendiri juga tipikal menu sederhana yang rumahan seperti tahu pong, nasi goreng, dan layaknya menu-menu peranakan semacam itu. Tipe menu rumahan oldschool yang biasa kita temui sewaktu acara-acara keluarga besar. Gue makan Kwetiau Goreng Apollo saat makan siang, yang membedakan dengan kwetiau goreng lainnya adalah karena secara bawaan, kwetiau goreng ini dimasak dengan bumbu yang spicy, jadinya memang citarasa pedas menyeruak dari seporsi kwetiau goreng yang toppingnya terdiri dari orek telur, tauge, beberapa potong udang. Untuk porsi dari Kwetiau Apollo, porsinya lumayan besar, tapi buat gue sendiri pas lah untuk seorang. Rasanya juga enak dan tetap familiar, mirip kwetiau goreng di penjual nasi goreng gerobakan yang biasa keliling di komplek, hanya saja ini lebih pedas. Selain itu tauge dan udang jadi twist tersendiri yang menempatkan masakan ini di batas antara kwetiau goreng yang merakyat, dengan kwetiau goreng resto dengan sentuhan oriental yang sedikit greget. So far gue enjoy setiap kunjungan ke sagoo kitchen dimanapun itu, bukan karena semua makanan ini enak luar biasa, tapi lebih karena tatanan interiornya yang vintage dan juga menarik untuk dinikmati terutama unsur nostalgia yang kuat sedikit banyak membawa kita ke good old...
Read moreI ordered fried vermicelli (bee hoon), gado gado, rujak malaysia, and jahe panas. The taste is so so, jahe panas seems like from instant drink not from fresh ginger, the rujak malaysia isnt from fresh fruits they serve them from the fridge, the rujak is somewhat withered. You have to ask for the chilli sauce (sambel) and vegetables pickle (acar) if you need them, they only put some tissues and bottled soft drink on...
Read more